Pembajakan Merusak! Penerbit Jepang Bersatu Mengungkapkan Kerugian

Pembajakan merusak bisnis manga. Sebuah pusat pelayanan masyarakat yang terhubung dengan perusahaan penerbitan dan organisasi telah merilis angka mengenai kerugian. Dimana disebabkan oleh situs manga-bajakan Jepang seperti Mangamura yang baru saja ditutup.

Kerugian yang disebabkan oleh pembajakan manga tidak bisa dipastikan, (menurut survei yang ditugaskan oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri) diperkirakan 50 miliar yen kerugian di Jepang dan 10,3 triliun yen kerugian dari Amerika Serikat.

Kampanye Stop Pembajakan

Dikatakan bahwa situs lintah ‘Haruka Yume no Ato’ telah membawa kerugian sekitar 73,1 milyar yen (menurut survei yang dilakukan oleh Asosiasi Hak Cipta untuk Perangkat Lunak Komputer) dan Mangamura yang baru saja merusak industri dengan 320 milyar yen (Diperkirakan oleh Content Overseas Distribution Association).

Dengan data pernyataan tersebut mengatakan, “Jika Anda membaca di situs bajakan, sejumlah uang kalian pergi ke orang-orang yang membuat halaman web tersebut.” Mereka menekankan bahwa tidak ada uang yang masuk ke toko buku, agen, penerbit dan orang lain yang terlibat dalam proses pembuatan manga. Jadi bukan hanya penulis asli yang mengalami kerugian. Penjelasan tambahan adalah bahwa seluruh siklus menciptakan karya manga baru akan runtuh. Artis hanya dapat terus menulis karya yang menarik jika manga dapat menghasilkan keuntungan, yang pada gilirannya akan memberi jalan bagi karya-karya baru yang menarik lainnya.

Pembajakan Merusak, Kampanye  “STOP! Edisi Bajakan” Diadakan

Pengungkapan jumlah dari kerugian adalah bagian dari kampanye STOP! Edisi Bajakan yang saat ini sedang diadakan oleh Pusat Hubungan Masyarakat yang dimulai pada 1 Agustus 2018 yang lalu.

Visual utama kampanye ini adalah  cross-over antara penerbit yang berbeda dan menampilkan Detective Conan dari Shogakukan, Nanatsu no Taizai dari Kodansha, One Piece dari  Shueisha dan Bungo Stray Dogs milik Kadokawa.

Screenshot manga dari manga di situs web kampanye STOP! Edisi Bajakan.

Pembajakan Merusak, para kreator buat manga

Di situs web untuk kampanye kalian dapat menemukan manga berjudul ‘Manga dalam bahaya karena Pembajakan! Lindungi mereka! Siklus kreasi !! ’

Di panel pertama, kita dapat melihat pengarang manga yang mengatakan. “Saya tidak bisa membeli makanan!”, Panel kedua menunjukkan seseorang dari industri yang tidak dapat menemukan artis baru. Panel ketiga menunjukkan petugas toko buku yang tidak menjual manga apa pun dan panel terakhir menunjukkan pembaca manga yang mengatakan, “Tidak ada manga yang menarik!”. Mereka semua menghadapi masalah ini karena siklus penciptaan manga runtuh berkat pembajakan. Ini adalah situasi di mana semua orang kalah.

Sebuah teks di bawah gambar menjelaskan bahwa manga bajakan memiliki kualitas yang lebih buruk. Serta itu juga menjelaskan bagaimana keuntungan tidak dikembalikan kepada orang yang tepat.

Manga adalah bagian dari budaya Jepang yang telah menyebar ke seluruh dunia, menjadi simbol negara dan bahkan sangat menonjol untuk mempromosikan Jepang ke luar negeri melalui kampanye seperti ‘Cool Japan’.

Pada akhirnya, situs web meminta pembaca untuk “tolong bekerja sama dan jangan menggunakan atau menyebarkan situs web pembajakan ilegal. Sehingga kita dapat melindungi budaya manga secara permanen.”

Duh, ternyata dampak dari membaca manga bajakan bisa seluas itu, yuk bersama Okaeri World mulai menghidari pembajakan merusak, budaya yang kita sukai ini.

Sumber: manga.tokyo

Facebook Comments
error: Content is protected !!